Kobbie Mainoo Minta Man United Lepaskan Dirinya. Bursa transfer musim panas 2025 kembali dihebohkan dengan kabar mengejutkan dari Manchester United, di mana gelandang muda berbakat, Kobbie Mainoo, meminta klub untuk melepaskannya sebelum jendela transfer ditutup pada 1 September 2025. Pemain berusia 20 tahun ini, yang pernah menjadi harapan besar United setelah mencetak gol kemenangan di final Piala FA 2024, dilaporkan merasa frustrasi karena minimnya menit bermain di bawah asuhan pelatih Ruben Amorim. Mainoo, yang belum tampil di dua laga pembuka Liga Inggris musim 2025/2026, kini mencari klub yang bisa menjamin waktu bermain reguler, terutama dengan Piala Dunia 2026 di depan mata. MAKNA LAGU
Keputusan Mainoo untuk meminta hengkang menambah daftar panjang pemain United yang dikaitkan dengan pintu keluar, menyusul kepindahan Alejandro Garnacho ke Chelsea dan negosiasi Rasmus Hojlund dengan Napoli. Dengan kontraknya yang masih berlaku hingga 2027, United berada dalam posisi kuat untuk menolak, tetapi tekanan dari Mainoo dan minat dari klub-klub lain membuat situasi ini menarik untuk diikuti. Artikel ini akan mengulas profil Kobbie Mainoo, alasan di balik keinginannya meninggalkan United, dan klub-klub yang berpotensi menampungnya.
Siapa Itu Kobbie Mainoo
Kobbie Mainoo, lahir di Stockport, Inggris, pada 19 April 2005, adalah gelandang tengah jebolan akademi Manchester United yang melakukan debut seniornya pada November 2023. Pemain keturunan Ghana ini mencuri perhatian dunia sepak bola pada musim 2023/2024 dengan penampilan apiknya, termasuk gol krusial di final Piala FA melawan Manchester City, membantu United menang 2-1. Total, ia telah tampil dalam 73 pertandingan untuk United, mencetak tujuh gol dan memberikan empat assist. Mainoo juga menjadi starter untuk Inggris di final Euro 2024 melawan Spanyol, menunjukkan potensinya sebagai salah satu gelandang muda terbaik Eropa.
Dikenal karena visi bermain, kemampuan passing, dan ketenangan di bawah tekanan, Mainoo sempat dijuluki “Zidane baru” oleh legenda United, Paul Scholes. Namun, musim lalu, ia absen selama 83 hari karena dua cedera otot terpisah, yang sedikit menghambat perkembangannya. Dengan delapan caps untuk timnas Inggris, Mainoo kini berada di persimpangan karier yang krusial, terutama setelah kehilangan tempat di skuad Thomas Tuchel untuk jeda internasional September 2025.
Apa yang Membuat Kobbie Mainoo Ingin Keluar dari Man United
Keinginan Mainoo untuk meninggalkan Manchester United dipicu oleh menurunnya peran di bawah Ruben Amorim. Setelah menjadi pemain reguler di era Erik ten Hag, Mainoo kini hanya menjadi cadangan, kalah bersaing dengan Bruno Fernandes, Casemiro, dan Manuel Ugarte untuk posisi gelandang tengah dalam formasi 3-4-2-1 Amorim. Ia belum bermain sama sekali di dua laga pembuka Liga Inggris melawan Arsenal dan Fulham, hanya tampil penuh dalam kekalahan mengejutkan United di Piala Liga melawan Grimsby Town. Amorim secara terbuka menyatakan bahwa Mainoo harus “meningkatkan tempo dan ritme permainan,” dan kini bersaing langsung dengan Fernandes untuk posisi gelandang serang, sebuah tantangan yang sulit mengingat status Fernandes sebagai kapten.
Frustrasi Mainoo juga diperparah oleh kegagalan negosiasi kontrak baru. Dengan gaji saat ini sekitar 52 ribu poundsterling per minggu, Mainoo meminta kenaikan hingga 180 ribu poundsterling, sementara United hanya menawarkan sekitar 100 ribu poundsterling. Minimnya waktu bermain dan ketidakpastian peran membuat Mainoo khawatir akan peluangnya di Piala Dunia 2026, mendorongnya untuk meminta pinjaman atau bahkan kepindahan permanen sebelum bursa transfer ditutup.
Tim Siapa Yang Kemungkinan Akan Menampung Pemain Kobbie Mainoo Ini
Beberapa klub telah dikaitkan dengan Mainoo seiring kabar keinginannya hengkang. Napoli menjadi kandidat terdepan, dengan juara Serie A tersebut menyiapkan kontrak empat tahun dan melihat Mainoo sebagai tambahan ideal untuk lini tengah mereka di bawah Antonio Conte. Kesuksesan Scott McTominay di Napoli, yang mencetak 12 gol musim lalu dan menjadi kunci Scudetto, membuat Mainoo yakin Conte bisa memoles potensinya. Bayern Munich sempat menjajaki kemungkinan transfer, tetapi tidak mengajukan tawaran resmi karena keterbatasan anggaran setelah merekrut Nick Woltemade. Bayer Leverkusen, yang kini dilatih Erik ten Hag, juga disebut tertarik untuk reuni, meski kendala finansial menjadi hambatan.
Di Inggris, Everton dan Newcastle United dikabarkan memantau situasi Mainoo, meski United lebih memilih melepasnya ke klub luar negeri untuk menghindari memperkuat rival Premier League. Dengan United menolak pinjaman dan hanya membuka pintu untuk kesepakatan permanen bernilai sekitar 50 juta poundsterling, Napoli memiliki peluang terbesar untuk mendapatkan Mainoo, terutama dengan klausul pembelian wajib yang bergantung pada kualifikasi Liga Champions.
Kesimpulan: Kobbie Mainoo Minta Man United Lepaskan Dirinya
Permintaan Kobbie Mainoo untuk dilepaskan oleh Manchester United menandai momen krusial dalam kariernya yang menjanjikan. Sebagai bintang muda yang pernah dielu-elukan setelah musim 2023/2024, Mainoo kini terjebak dalam situasi sulit akibat minimnya menit bermain dan persaingan ketat di skuad Amorim. Keinginannya untuk mencari klub baru, dengan Napoli sebagai destinasi potensial, menunjukkan ambisinya untuk terus berkembang menjelang Piala Dunia 2026. Bagi United, kehilangan Mainoo bisa menjadi kerugian besar, terutama setelah kesalahan serupa dengan Scott McTominay. Dengan bursa transfer yang tinggal menghitung jam, keputusan United akan menentukan apakah mereka mempertahankan permata akademi ini atau membiarkannya bersinar di tempat lain.