MOTM Pertandingan Juventus vs Benfica

motm-pertandingan-juventus-vs-benfica

MOTM Pertandingan Juventus vs Benfica. Pertandingan ini berlangsung di matchday tujuh fase liga Champions League, di mana Juventus butuh poin untuk memperbaiki posisi dan menghindari risiko gagal lolos langsung. Benfica datang dengan semangat tinggi, tapi Juventus tampil lebih klinis di babak kedua. McKennie, yang sempat dikritik karena inkonsistensi, muncul sebagai sosok kunci dengan assist tak langsung untuk gol pertama dan gol kedua yang indah. Penghargaan MOTM dari UEFA dan media langsung jatuh kepadanya, mencerminkan bagaimana ia membalikkan keadaan dan menjadi motor utama kemenangan. Hasil ini membawa Juventus ke posisi aman di klasemen, sementara Benfica semakin terpuruk. REVIEW FILM

Kebangkitan McKennie di Babak Kedua: MOTM Pertandingan Juventus vs Benfica

McKennie masuk sebagai gelandang box-to-box yang agresif sepanjang laga, tapi benar-benar bersinar setelah turun minum. Ia menciptakan peluang besar sebelum gol Thuram, lalu memberikan umpan satu-dua cerdas kepada Jonathan David sebelum menyelesaikan sendiri dengan tembakan akurat ke sudut bawah. Gol itu lahir dari lari telat ke kotak penalti, menunjukkan timing dan instingnya yang tajam. Selain itu, ia hampir mencetak gol lagi saat membentur tiang setelah pergerakan serupa. Kontribusinya tak berhenti di situ: pressing tinggi, recoveries, dan kemampuan memenangkan duel membuat lini tengah Juventus lebih dinamis. Performa ini kontras dengan babak pertama yang lambat, di mana McKennie membantu tim bangkit dan mengendalikan permainan sepenuhnya.

Mengapa McKennie Unggul atas Pemain Lain: MOTM Pertandingan Juventus vs Benfica

Meski Thuram mencetak gol pembuka dengan penyelesaian stylish dan Jonathan David terlibat dalam build-up, McKennie unggul karena pengaruhnya paling luas. Thuram memang klinis di depan gawang, tapi McKennie yang membuka ruang dan menciptakan momentum. David memberikan assist untuk gol kedua, tapi McKennie yang menyelesaikan dengan tenang. Di lini belakang, Michele Di Gregorio melakukan penyelamatan krusial, tapi tak sebesar dampak McKennie di serangan. Penghargaan ini juga mencerminkan bagaimana ia menjadi pemimpin di lapangan, terutama saat tim butuh energi ekstra untuk menembus pertahanan Benfica yang rapat. McKennie dipuji karena bangkit setelah periode kurang konsisten, menunjukkan karakter dan kemampuan beradaptasi di bawah tekanan.

Dampak Performa McKennie bagi Juventus

Kemenangan ini bukan hanya soal tiga poin, tapi juga momentum bagi Juventus menuju akhir fase liga. McKennie menjadi simbol kebangkitan tim di babak kedua, di mana mereka mendominasi dan mencetak dua gol dalam waktu singkat. Perannya sebagai gelandang serba bisa—membantu bertahan, memulai serangan, dan mencetak gol—membuat skuad lebih seimbang. Dengan posisi semakin aman untuk playoff, performa seperti ini memberi harapan bahwa Juventus bisa melaju jauh di kompetisi. McKennie membuktikan mengapa ia tetap jadi pilihan utama, terutama di laga-laga besar Eropa di mana intensitas dan kontribusi individu sangat menentukan.

Kesimpulan

Weston McKennie pantas menjadi Man of the Match dalam kemenangan 2-0 Juventus atas Benfica. Gol dan assist tak langsungnya, ditambah dominasi di lini tengah babak kedua, membuatnya tak tergantikan malam itu. Performa ini jadi bukti kemampuan bangkit dan memberikan dampak besar saat tim membutuhkannya. Dengan hasil ini, Juventus punya fondasi kuat untuk melanjutkan perjalanan di Champions League, dan McKennie tetap jadi aset berharga yang bisa diandalkan di pertandingan krusial berikutnya. Malam di Allianz Stadium menegaskan bahwa ketika McKennie on fire, Juventus sulit dihentikan.

BACA SELENGKAPNYA DI..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *